Selasa, 17 Desember 2013

Hati Sebagai Sistem Eksresi

Hati Sebagai Sistem Eksresi-sebelum kita langsung menuju penjelasan dari hati, ada baiknya kita tahu apa sih Sistem Eksresi itu? Sistem Eksresi adalah susunan organ-organ tubuh yang berperan membuang sisa metabolisme. Sistem Eksresi pada manusia meliputi organ hati, ginjal, kulit dan paru-paru. Tapi pada kesempatan ini saya akan memposting dulu tentang Hati. dan untuk yang lainnya nanti akan saya bagikan secara bertahap.
Untuk mempersingkat waktu kita langsung saja pada topik pembicaraan...cekidot.


HATI (HEPAR)
Hati merupakan kelenjar terbesar di dalam tubuh manusia, berwarna merah tua dan terletak di dalam rongga perut sebelah kanan dibawah otot diafragma. Hati mengeluarkan zat empedu sebagai zat sisa perombakan sel-sel darah merah yang telah rusak. Cairan empedu tertampung di dalam kantung empedu yang bermuara di usus dua belas jari (deodenum). Zat warna empedu disebut bilirubin, dan jika teroksidasi disebut urobilin. Empedu berfungsi mengemulsikan lemak, memecah molekul lemak dan mematikan mikroorganisme yang terlarut dalam makanan.

Berikut adalah fungsi dari hati:
  1. Sebagai alat eksresi
  2. Mengatur kadar gula dalam darah
  3. Mengubah pro vitamin A menjadi vitamin A
  4. Menyimpan gula dalam bentuk glikogen
  5. Menawarkan racun dan membunuh kuman penyakit
  6. Membentuk protrombin  dan fibrinogen, bagian dari plasma darah yang aktif dalam proses pembekuan darah
  7. Membongkar sisa protein menjadi urea yang akan dibawa ke ginjal dan di bawa bersama urine
Gangguan kesehatan pada hati, meliputi:
  1. Hepatitis, yaitu penyakit hati yang disebabkan oleh serangan virus hepatitis
  2. Penyakit Kuning, yaitu penyakit yang menyebabkan kulit menjadi kuning disebabkan karena hati belum berfungsi atau karena penyumbatan saluran empedu
  3. Sirosis Hati, Yaitu kemunduran fungsi liver yang permanen yang ditandai dengan perubahan histopatologi. Perubahan histopatologi yang terjadi menyebabkan peninggian tekanan pembuluh darah pada sistem vena porta. Sebagai akibat dari peninggian tekanan vena porta, terjadi varises esophagus dan apabila pecah terjadi muntah darah warna hitam (hematemesis)
Cara mengatasi kelainan-kelainan pada hati, antara lain pemberian vaksinasi, makan makanan yang sehat, menghindari penggunaan obat-obatan terlarang, berolahraga dengan teratur, sterilisasi penggunaan jarum suntik, menghindari pergaulam bebas (gonta-ganti pasangan).

Demikian artikel tentang Hati Sebagai Sistem Eksresi saya tulis. Semoga bermanfaat bagi pembaca, terus jaga kesehatan dan peliharalah organ tubuh mungpung masih sehat dan diberi nikmat oleh Allah SWT.
Wassalam, 

Admin.

Baca Juga Artikel Lainnya:

0 komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan santun dan Jangan men-Spam

Breaking News
Loading...
Quick Message
Press Esc to close
Copyright © 2013 Sarana Belajar Nyaman All Right Reserved